Sabtu, 12 Mei 2012

IPA


KELAS 6 SEMESTER 1

Standar Kompetensi :
4.    Memahami pentingnya pelestarian jenis makhluk hidup untuk mencegah kepunahan
Kompetensi Dasar :
4.2. Mendeskripsikan pentingnya pelestarian jenis makhluk hidup untuk perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam dan kehidupan masyarakat
Indonesia kaya akan flora dan fauna.
Berbagai jenis hewan dan tumbuhan ada di Indonesia. Kita memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan kita, misal sebagai bahan makanan,pakaian, dan perumahan. Kita tidak boleh hanya mengambil manfaatnya saja tetapi kita harus melestarikannya. Mengapa kita harus melestarikannya? Ya, kita harus melestarikan hewan dan tumbuhan agar tidak punah.
Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat kaya. Tumbuhan dan hewannya sangat banyak macamnya karena Indonesia terdiri atas pulau-pulau yang masing-masing memiliki ciri khas.  Dengan bertambahnya jumlah manusia, maka hewan dan tumbuhan menjadi berkurang karena banyak yang dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hewan dan tumbuhan mulai langka.
A.   Hewan dan Tumbuhan yang Mendekati Kepunahan
Di antara kamu mungkin pernah melihat langsung kedua hewan tersebut. Akan tetapi mungkin ada juga temanmu yang hanya melihatnya di televisi atau gambarnya di majalah. Badak bercula satu, sekarang ini telah menjadi hewan yang hampir punah. Beberapa jenis tumbuhan mulai langka. Mari kita pelajari beberapa jenis hewan dan tumbuhan langka berikut ini.
1.    Jenis Hewan yang Mendekati Kepunahan
Jenis hewan yang mendekati kepunahan cukup banyak.Di sini saya hanya akan membahas beberapa hewan diantaranya.
a.    Badak bercula satu
Badak hanya memiliki satu cula. Tidak semua negara memiliki badak bercula satu. Di Indonesia, badak ini hanya berada di Pulau Jawa, tepatnya di daerah Ujungkulon Provinsi Banten. Hewan ini sering diburu untuk diambil culanya. Beberapa orang meyakini cula badak dapat digunakan sebagai obat. Jumlah badak bercula satu sekarang tinggal sedikit.
b.    Gajah
Gajah dapat kamu temukan di kebun binatang, tetapi jumlahnya sedikit. Di Indonesia populasi gajah banyak terdapat di Provinsi Lampung. Keberadaan gajah-gajah tersebut di hutan sebagai gajah liar ternyata sering diburu untuk dimanfaatkan bagian tubuhnya. Selain diburu, ruang gerak atau tempat hidup gajah semakin berkurang. Hal ini disebabkan oleh penebangan pohon di hutan secara liar dan berubahnya hutan menjadi lahan pertanian atau pemukiman.
c.    Orangutan
Jumlah orangutan saat ini sangatlah sedikit. Bentuk tubuh orangutan hampir sama dengan kera atau sebangsanya. Hewan ini umumnya makan makanan yang berasal dari tumbuhan. Orangutan bukan termasuk hewan buas. Hewan ini termasuk hewan jinak dan wajahnya yang memelas menjadikan orang iba untuk memeliharanya. Orang yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan orangutan untuk dijual kepada orang yang menginginkannya sebagai hewan piaraan.
d.    Harimau
Harimau adalah salah satu hewan pemakan daging (karnivora) dan termasuk hewan buas. Sekarang ini, populasi harimau di Indonesia berkurang. Salah satu habitat harimau adalah di Pulau Sumatra. Oleh karena itu sering disebut dengan harimau sumatra. Ciri khusus yang membedakan dengan harimau di tempat lain yaitu kulit loreng dan tubuh yang sedikit lebih kecil. Banyak orang memburu harimau Sumatra untuk dimanfaatkan kulitnya. Selain itu juga ada anggapan bahwa keberadaan membahayakan masyarakat.
e.    Komodo
Komodo mirip dengan kadal. Komodo hanya berada di Indonesia yaitu di Pulau Komodo wilayah Nusa Tenggara Timur. Ukuran komodo hampir sama dengan buaya dan merupakan hewan pemakan daging. Komodo termasuk hewan langka karena tidak terdapat di daerah atau negara lainnya.
f.     Cendrawasih
Burung cendrawasih hanya ada di Papua. Cendrawasih adalah salah satu burung langka. Keindahan bulunya membuat orang kagum. Terkadang orang menyebutnya sebagai burung surga. Sekarang ini, burung cendrawasih mulai langka karena banyak orang yang memburunya.
2.    Jenis Tumbuhan yang Mendekati Kepunahan
Jenis tumbuhan yang ada di dunia banyak sekali, demikian juga di Indonesia. Memindahkan jenis tumbuhan tertentu dari habitatnya tidaklah mudah seperti memindahkan hewan-hewan. Mengapa demikian? Hal ini karena tumbuhan belum tentu dapat hidup di tempat yang berbeda. Contohnya sayuran tidak dapat hidup di tempat yang panas dan kering seperti di gurun. Oleh karena itu beberapa jenis tumbuhan dapat menjadi langka jika kita tidak melestarikannya. Tumbuhan apa saja yang merupakan tumbuhan langka?
a.    Bunga Bangkai Raksasa
Bunga bangkai raksasa sangat langka. Kita harus bangga karena jenis tumbuhan ini hanya ada di Indonesia tepatnya di hutan-hutan Sumatra. Mengapa tumbuhan tersebut disebut bunga bangkai? Bau khas yang dikeluarkan bunga tersebut memang seperti bau bangkai. Bau bangkai tercium saat bunga tersebut mekar. Ukuran bunganya sangat besar dibandingkan dengan bunga pada umumnya. Diameter bunga bangkai lebih dari 1 meter. Oleh karena bau bangkai dan ukurannya yang besar maka bunga tersebut disebut bunga bangkai raksasa.
b.    Bunga Rafflesia
Bunga ini pertama kali ditemukan oleh seorang berkebangsaan Inggris yang bernama Sir Thomas Stamford Raffles. Bau dan ukurannya hampir sama dengan bunga bangkai raksasa. Oleh karena beliau yang pertama kali menemukan bunga ini, maka bunga tersebut dinamakan bunga rafflesia arnoldi. Bunga ini sangat langka karena saat ini hanya berada di Pulau Sumatra dan sebagian Kalimantan. Ada beberapa jenis bunga rafflesia. Ciri-ciri bunga ini yaitu memiliki diameter bunga yang bervariasi antara 30 – 50 cm. Umumnya berwarna merah dan terdapat bintikbintik putih.
c.    Cendana
Cendana adalah tumbuhan yang berupa pohon besar dan tinggi. Tinggi pohon cendana dapat mencapai 15 sampai 17 m. Adapun ciri-ciri pohon cendana adalah kulit kayu berwarna cokelat tua. Apabila bagian kulitnya dikelupas maka bagian batang akan tampak berwarna putih kekuningan. Kayu pohon cendana mengeluarkan bau yang harum. Kayu pohon cendana banyak dimanfaatkan sebagai kerajinan. Selain itu, orang banyak mengolahnya menjadi minyak cendana yang harum
3.    Pentingnya Pelestarian Hewan dan Tumbuhan Langka
Langkah-langkah apa saja yang telah dilakukan untuk melestarikan hewan dan tumbuhan langka? Lalu bagaimana peran kita dalam membantu pelestarian hewan dan tumbuhan langka tersebut? Tindakan yang dilakukan manusia untuk menjaga kelestarian hewan dan tumbuhan adalah menjaga tempat hidupnya, melarang kepemilikan hewan dan tumbuhan yang dilindungi, dan mengembangbiakkannya. Berikut ini langkah-langkah yang telah dan dapat dilakukan untuk melestarikan hewan dan tumbuhan langka.
1.       Menjaga tempat hidupnya,
2.  Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk melindungi hewan dan tumbuhan yang hampir mengalami kepunahan dengan mengeluarkan undang-undang perlindungan bagi hewan dan tumbuhan langka.
3.    Pemerintah mendirikan tempat perlindungan bagi hewan dan tumbuhan, seperti cagar alam,suaka margasatwa, taman nasional, hutan raya dll.
Cagar alam adalah daerah tempat kelestarian hewan dan tumbuhan yang hidup di dalamnya dilindungi oleh undang-undang. Contoh cagar alam antara lain cagar alam Ujungkulon di Banten, cagar alam Pangandaran di Jawa Barat, cagar alam Wai Kambas di Lajuga tumbuhan. Para peneliti melakukan penelitian untuk menghasilkan tanaman baru yang lebih berkualitas. Contohnya para peneliti dapat mengembangkan tumbuhan cendana dengan cepat. mpung dan cagar alam Gunung Lauser di Nanggroe Aceh Darussalam. Suaka margasatwa adalah cagar alam yang secara khusus digunakan untuk melindungi hewan liar di dalamnya, contohnya Taman Nasional Komodo.
4.      Melarang kepemilikan hewan dan tumbuhan yang dilindungi,
5.  Mengembangbiakkannya dengan cara membuat tempat penangkaran hewan dan pembibitan tumbuhan karena sadar akan kepunahan hewan dan tumbuhan.  Contoh penangkaran buaya di beberapa tempat di Indonesia seperti Papua dan Bogor, penangkaran burung cocakrawa di Solo, dan pembibitan tumbuhan oleh para pecinta tumbuhan.
Kita harus ikut serta dalam melestarikan hewan dan tumbuhan agar tidak punah. Hewan-hewan dan tumbuhan itu dapat kita ambil manfaatnya untuk perkembangan ilmu pengetahuan maupun untuk kesejahteraan manusia. Hewan dan tumbuhan bermanfaat untuk perkembangan ilmu pengetahuan. Kita dapat mempelajari organ-organ tubuhnya serta kehidupannya. Ini bermanfaat bagi kehidupan manusia. Contohnya kelinci dan kera untuk uji coba obat temuan baru. Coba bayangkan jika hewan-hewan ini punah, bagaimana cara seorang peneliti obat menguji hasil temuannya. Begitu
Dengan demikian produksi kayu cendana dapat berlimpah. Jika hewan dan tumbuhan punah, maka tidak akan ada penelitian. Keadaan ini akan menjadikan kehidupan masyarakat tidak pernah berubah lebih baik

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar